Jumat, 11 Januari 2013


SENYAWA HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI
A. Mengenali senyawa karbon dan sumbernya1. Mengenali senyawa karbon pembakaran tidak sempurna akan menghasilkan arang atau karbon, sedangkapembakaransempurna akan menghasilkkan ga CO
2
, untuk mengenalinya di lakukan dengan cara mengalirkangas hasil pembakaran ke dalam air kapur ( Ca (OH
2
) atau air barit atau ( Ba ( OH )
2
). Hasil pembakaran sempurna senyawa karbon berupa gas CO
2
dan gas terseut dapat menge3ruhkabn air kapur atau air barit karena terjadi reaksi :CO
2
(
g
) + Ca ( OH )
2
Ca CO
(s)
 jadi, bila gas hasil pembakaran tersebut mengeruhkan air kapur atau air barit berarti senyawayang di bakar mirip senyawa karbon2.Sumber senyawa karbonSenyawa karbon berasal dari berbagai sumber, antara lain :a. Tumbuhan dan hewan b. Batu barac. Gas alam dan minyak bumiB. Senyawa karbon organik dan senyawa karbon anorganik.Senyawa karbon yang hanya dapat dibuat (disentesis) oleh tubuh (organ) makhluk hidup di sebutsenyawa
organik 
, sedangkan senyawa yang dapat di buat (disintesis) di luar tubuh makhluk hidup
 senyawa anorganik.
senyawa karbon organik dan senyawa anorganik di dasarkan kepada
 sifat dan strukturnya
Perbedaan senyawa organik dan senyawa anorganik 
PerbedaanSenyaw

a karbon organikSenyawa karbon anorgani
Kestabilan terhadapPemanasankelarutan.Titik lebur & titik didihKereaktifanstruktur Mudah terurai atau berubahstruktur. Umumnya sukar larutdalam Pelarut polar, tetapi mudahlarut dalam pelarut nonpolar.Umumnya relatif rendah.Kurang reaktif (sukar bereaksi) dan jika beraksi cenderung lambat.Mempunyai rantai atom karbonStabil pada pemanasan.Mudah larut dalam pelarut polar.Ada yang sangat tinggi tetapiada pula yang sangat rendah.Reaktif dan umumnya berlangsung cepat.Tidak mempunyai rantai atomkarbon.C. Sifat khas dari atom karbonSifat khas dari atom karbon yaitu antara lain :

1.Mempunyai nomor atom 6, dengan elektron vol. 42.Atom karbon dengan keempat tangaikatan itu dapat membentuk rantai atom karbon dengan berbagai bentuk dan kemungkinan, antara lain :a.. Berdasarkan jumlah ikatan.1). Ikatan rangkap tunggal2). Ikatan rangkap dua3). Ikatan rangkap tiga b. Berdasarkan bentuk ranainya :1). Rantai terbuka ( Alifatis)2). Rantai tertutup ( siklis )3). Kedudukan atom karbon dalam rantai karbon.Kedudukan rantai karbon di bedakan menjadio empat macam, yaitu :a). atom karbon primer  b). atom karbon sekunder c). atom karbon tersier d). atom karbon kuarterner D. Hidrokarbon.Berdasarkaikatan yanterdapapada rantai karbonnya, hidrokarbodi bedakan menjadi 1.Hirokarbon jenuh, yaitu hidrokarbon yang pada ranai karbonnya semua berikatan tungggal, disebut juga sebagai alkana.2. Hidrokarbon tak jenuh yaitu hidro karbon yang pada rantai karbonnya terdapat ikatan rangkapdua ( alkana ) dan rangkap tiga ( Alkana).
Minyak bumi
Minyak bumi merupakan campuran dari berbagai senyawa penyusun utamanya berupa hidrokarbon,terutama alkana, sikloalkana dan aromatis.Komposisi minyak bumiJenisenyawaJumlaPresentaseContohHodrokarbonSenyawa belarangSenyawa NitrogenSenyawa OksigenOrgano Logam90 – 99 %0,1 – 7 %0,01 – 0,9 %0,01 – 0,4 %Sangat kecilAlkana, Siklo Alkana, AromatisTio Alkana ( R – S –R )Alkanatiol ( R – S – R)Pirol ( C4 H5 N )Asam, Karboksilat ( RcooH)

Senyawa Logam Nikel*proses pembentukan miyak bumiMenurut teori dupleks :-minyak bumi terbentuk dari jasad renik yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang telah mati,akibat pengaruh waktu yang mencapai ribuan bahkan jutaan tahun, jasad renik berubah menjadi bintik- bintik dan gelembung minyak atau gas.Minyak bumi di kelompokkan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui. Depositminyak bumi di indonesia pada umumnya terdapat di daerah pantai atau lepas panai, yaitu pantai utara jawa (Cepu, Wonokromo, Cirebon ). Daerah sumatera bagian utara dan timur ( Aceh, Riau). Daerahkalimantan bagia timur ( Tarakan, Balikpapan ) dan daerah kepala burung ( Papua).
Pengelolaan minyak bumi
A. Pengelolaan tahap pertama (
 primary processing 
).Pada tahap pertama ini di lakukan proses “ dostilasi Be, pada proses distilasi bertingkat ini meliputi :a. Fraksi pertama : menghasilkan gas elpiji di gunakan untuk bahan bakar kompor gas, atau mobildengan BBG b. Fraksi kedua : sering di sebut nafta ( Gas Bumi ), nafta ini tidak dapat langsung di sunakan,teteapi di olah pada tahap kedua untuk di jadikan bensi (premium) atau bahan ptrokimia, nafta sering juga di sebut dengan bensin berat.c. Fraksi ketiga : di buat menjadi kerosin ( minyak tanah) dan Autur ( Bahan bakar pesawat jet)d. Fraksi keempat : di buat menjadi solar, di gunakan sebagai bahan bakar mesin diesel.e. Fraksi kelima : di sebut residu yang berisi hidrokarbon rantai panjang dan dapat di olah lebihlanjut pada pada tahap kedua menjadi berbagai senyawa karbon lainnya dansisanya sebagai aspal dan lilin.B. pengolahan tahap keduaProses ini merupakan lanjutan dari hasil penyulingan pada tahap keduaProses-proses ini meliputi :a. perengkahan
Cracking 
Di lakukan perubahan struktur nkimia senyawa- senyawahidrokarbon,m yang meliputi perengkahan ( pemecahan rantai ). Alkilasi ( pembentukan alkil), polimerasi, reformasi dan isomerasi b. Proses ekstrasi : pembersihan produk dengan menggunakan pelarut.c. Proses kristalisasi : proses pengolahan produk-produk melalui perbedaan titik cairnya.d. Pembersihan dan kontaminasi : proses pengolahan tahap pertama dan tahap kedua sering terjadikontaminasi sehingga kotoran-kotoran ini harus di bersihkan dengan menambahkan soda kaustik ( NaOH ) tanah liat atau proses Hidrogenesi

 Macam-Macam Morfolgi Daun
  1. a.      Ujung daun (Apex Folli)
  • Runcing (Acutus), jika kedua tepi daun di kanan kiri ibu tulang sedikit demi sedikit menuju ke atas dan pertemuannya pada puncak daun membentuk suatu sudut lancip (<90˚).
Contoh : ujung daun Oleander (Nerium oleander L.)
  • Meruncing (Acuminatus), seperti pada ujung yang runcing tetapi titik pertemuan keduanya jauh lebih tinggi dari dugaan, hingga ujung daun nampak sempit panjang dan runcing.
Contoh : Ujung daun Sirsat (Annona Muricata L.)
  • Tumpul (Obsutus), Tepi daunnya yang semula masih agak jauh dan ibu tulang cepat menuju ke suatu titik pertemuan, hingga membentuk sudut yang tumpul (>90˚).
Contoh : ujung daun Sawo Kecik (Manilkara kauli)
  • Membulat (rotundatus), seperti pada ujung yang tumpul, tetapi tak bersudut sama sekali, hingga ujung daun membentuk semacam suatu busur.
Contoh : ujung daun Kaki Kuda (Centella asiatica)
  • Rompang (truncatus), ujung daun tampak sebagai garis yang rata, misalnya ujung anak daun semanggi (Marsika crenata Presl.)
  • Terbelah (Retusus), ujung daun justru seperti terbelah dua, memperlihatkan lekukan, kadang-kadang terlihat. Misalnya ujung daun Nenas Sebrang (Agave sp.)
  1. b.      Pangkal Daun
  • Runcing (acutus), biasanya terdapat pada daun bangun memanjang, lanset, belah ketupat, dll.
  • Meruncing (acuminatus), biasanya pada daun abngun bulat telur sungsang atau daun bangun sudip.
  • Tumpul (obtusus), pada daun-daun bangun bulat telur, jorong.
  • Membulat (rotundatus), pada daun-daun bangun bulat, jorong, bulat telur.
  • Rompang atau rata (truncatus), pada daun-daun bangun segtiga, delta, tombak.
  • Berlekuk (emarginatus), Pada daun-daun bagian jantung, ginjal, anak panah.
  1. c.       Tepi Daun (Margo foili)
  • Bergerigi (serratus), yaitu jika sinus dan angulus sama lancipnya.
Contoh : daun lantana (Lantana camara L.)
  • Bergerigi ganda (biserratus), yaitu tepi daun seperti di atas, tetapi angulusnya cukup besar dan tepinya bergirigi lagi.
  • Bergigi (dentatus), jika sinus tumpul sedang angulusnya lancip.
Contoh : daun beluntas (Pluchea indica Less)
  • Beringgit (crenatus), kebalikannya bergigi, jadi sinusnya tajam dan angulusnya yang tumpul.
  • Contoh : daun air mata pengantin (Antigonon leptopus Hook et Arn.)
  1. d.      Daging Daun
  • Tipis seperti selaput (membranaceus), misalnya daun paku selaput (Hymenophyllum austral willd)
  • Seperti Kertas (Papyraceus atau chartaceus), tipis tetapi cukup tegar, misalnya daun pisang (Musa paradisiacal L.)
  • Tipis lunak (herbaceous), misalnya daun selada air (Nasturtium officinale R. Br.)
  • Seperti perkamen (perkamenteus), tipis tetapi cukup kaku, misalnya daun kelapa (Cocos nucifera L.)
  • Seperti Kulit/Belulang (coriaceus), yaitu jika helaian daun tebal dan kaku, misalnya daun nyamplung (Calophyllum inophyllum L.)
  • Berdaging (carnosus), yaitu jika tebal dan berair, misalnya daun lidah buaya (Aloe sp.)
  1. e.       Permukaan Daun
  • Licin (leavis), dapat terlihat :
    • Mengkilat (nitidus), sisi atas daun kopi (Coffea robusa Lindl.)
    • Suram (opacus), Daun ketela rambat (Ipomea batatas Poir)
    • Berselaput lilin (pruinosus), sisi bawah daun pisang (Musa paradisiacal L.)
    • Gundul (glaber), misalnya daun jambu air (Eugenia aqua Burm.)
    • Kasap (scaber), misalnya daun jati (Tectona grandis L.)
    • Berbingkul-bingkul (bullatus), seperti berkerut, tetapi kerutannya lebih besar, misalnya daun air mata pengantin (Antigonon leptopus)
    • Berbulu (pilosus), jika bulu halus dan panjang jarang-jarang, misalnya daun tembakau (Nicotina tabacum)
    • Berbulu halus dan rapat (villocus), berulu sedemikian rupa sehingga jika diraba terasa seperti laken atau beludru.
    • Berbulu kasar (hispidus), jika rambut kaku dan jika diraba terasa kasar, misalnya daun gadung (Discorea hispida)
    • Bersisik (Lepidus), seperti misalnya sisi bawah daun durian (Durio zibethinus)

Dengarkan lagu di sini di hatiku Melodi saya mulai tetapi tidak dapat menyelesaikan Dengarkan suara dari dalam Itu hanya mulai menemukan rilis 
Oh, waktunya telah tiba bagi mimpiku untuk didengar Mereka tidak akan mendorong ke samping dan berbalik Ke sendiri menyebabkan Anda semua 'Anda tidak akan Mendengarkan 
Dengar, aku sendirian di persimpangan jalan Aku tidak di rumah di rumah saya sendiri Dan saya sudah mencoba dan mencoba untuk mengatakan apa yang ada di pikiran Anda seharusnya tahu 
Oh, sekarang aku sudah selesai percaya Anda Anda tidak tahu apa yang kurasakan Aku lebih dari apa yang Anda terbuat dari saya Aku mengikuti suara yang Anda berikan kepada saya Tapi sekarang saya sudah harus menemukan sendiri 
Anda harus mendengarkan, ada seseorang di sini dalam Seseorang yang saya pikir telah meninggal begitu lama lalu Oh, saya berteriak keluar dan dreams'll saya didengar Mereka tidak akan menyingkirkan kata-kata 
Ke sendiri menyebabkan Anda semua 'Anda tidak akan Mendengarkan 
Dengar, aku sendirian di persimpangan jalan Aku tidak di rumah di rumah saya sendiri Dan saya sudah mencoba dan mencoba untuk mengatakan apa yang ada di pikiran Anda seharusnya tahu 
Oh, sekarang aku sudah selesai percaya Anda Anda tidak tahu apa yang kurasakan Aku lebih dari apa yang Anda terbuat dari saya Aku mengikuti suara yang Anda berikan kepada saya Tapi sekarang saya sudah harus menemukan sendiri 
Saya tidak tahu di mana aku berasal Tapi aku akan pindah Jika Anda tidak, jika Anda tidak akan 
Dengarkan lagu di sini di hatiku Melodi saya mulai tapi saya akan menyelesaikan 
Oh, sekarang aku sudah selesai percaya Anda Anda tidak tahu apa yang kurasakan Aku lebih dari apa yang Anda terbuat dari saya Aku mengikuti suara yang Anda pikir Anda berikan kepada saya Tapi sekarang aku harus mencari sendiri, saya sendiri 

Rabu, 09 Januari 2013

Definisi Inflasi
Inflasi diartikan sebagai kecenderungan kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang berlangsung secara terus-menerus akibat tidak seimbangnya arus barang dan arus uang.
Dari hal tersebut kita dapat melihat kondisi suatu negara yang sedang mengalami inflasi, yaitu:
1. Harga barang pada umumnya akan naik terus-menerus.
2. jumlah uang yang beredar melebihi kebutuhan.
3. nilai uang mengalami penurunan.

Timbulnya Inflasi
Timbulnya inflasi dapat dilihat dari :
1. Berdasarkan keparahan inflasi
- inflasi ringan, dibawah 10% setahun
- inflasi sedang, antara 10% - 30% setahun
- inflasi berat, 30% - 100% setahun
- hiperinflasi di atas 100% setahun
2. Berdasarkan timbulnya inflasi
- inflasi yang berasal dari dalam negeri (domestic inflation), inflasi ini timbul karena defisit anggaran belanja negara dan gagalnya pasar yang berakibat harga kebutuhan pokok menjadi mahal.
- inflasi yang berasal dari luar negeri (imported inflation), terjadi karena kenaikan harga barang di negara lain, biaya produksi barang luar negeri tinggi, kenaikan impor tarif baran.
3. Berdasarkan sebab-sebab timbulnya inflasi, dapat digolongkan:
a. Tarikan permintaan (demand pull inflation).
inflasi ini terjadi karena permintaan agregat masyarakat akan berbagai macam barang terus meningkat, misalnya:
- bertambahnya pengeluaran pemerintah yang dibiayai dengan pencetakan uang baru
- bertambahnya pengeluaran investasi swasta karena kemudahan kredit bank
b. Desakan biaya (cost push inflation)
inflasi ini diakibatkan oleh kenaikan ongkos produksi, biasanya diawali dengan:
- kenaikan biaya produksi, seperti kenaikan upah, kenaikan harga bahan modal.
- berkurangnya jumlah penawaran.
- naiknya harga barang yang dibarengi dengan turunnya jumlah produksi.

Cara Mengatasi Inflasi
Secara teoritis untuk mengatasi inflasi relatif mudah, yaitu dengan cara mengatasi pokok pangkalnya, mengurangi jumlah uang yang beredar.
Berikut ini kebijakan yang diharapkan dapat mengatasi inflasi:
1. Kebijakan Moneter, segala kebijakan pemerintah di bidang moneter dengan tujuan menjaga kestabilan moneter untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 
Kebijakan ini meliputi:
a. Politik diskonto, dengan mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikan suku bunga bank, hal ini diharapkan permintaan kredit akan berkurang.
b. Operasi pasar terbuka, mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menjual SBI
c. Menaikan cadangan kas, sehingga uang yang diedarkan oleh bank umum menjadi berkurang
d. Kredit selektif, politik bank sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara memperketat pemberian kredit
e. Politik sanering, ini dilakukan bila sudah terjadi hiper inflasi, ini pernah dilakukan BI pada tanggal 13 Desember 1965 yang melakukan pemotongan uang dari Rp.1.000 menjadi Rp.1
2. Kebijakan Fiskal, dapat dilakukan dengan cara:
a. menaikkan tarif pajak, diharapkan masyarakat akan menyetor uang lebih banyak kepada pemerintah sebagai pembayaran pajak, sehingga dapat mengurangi jumlah uang yang beredar.
b. Mengatur penerimaan dan pengeluaran pemerintah
c. Mengadakan pinjaman pemerintah, misalnya pemerintah memotong gaji pegawai negeri 10% untuk ditabung, ini terjadi pada masa orde lama.
3. Kebijakan Non Moneter, dapat dilakukan melalui:
a. Menaikan hasil produksi, Pemerintah memberikan subsidi kepada industri untuk lebih produktif dan menghasilkan output yang lebih banyak, sehingga harga akan menjadi turun.
b. Kebijakan upah, pemerintah menghimbau kepada serikat buruh untuk tidak meminta kenaikan upah disaat sedang inflasi.
c. Pengawasan harga, kebijakan pemerintah dengan menentukan harga maksimum bagi barang-barang tertentu.

Senin, 07 Januari 2013


Penyebaran Flora dan Fauna di Indonesia
Berdasarkan pendekatan biogeografi, kekayaan hayati Indonesia dibagi atas dua kelompok, yaitu Indo Malayan dan Indo Australian. Daerah peralihannya ditandai dengan garis Wallace dan garis Lydekker. Kelompok Indo Malayan meliputi tanaman yang ada di Indonesia Barat, yaitu Sumatera, jawa, Kalimantan, dan Bali. Sedangkan kelompok Indo Australia meliputi tanaman yang ada di kawasan Indonesia Timur, yaitu Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Karakteristik flora di Indonesia Bagian Timur dan Flora di Indonesia Bagian Barat juga memiliki perbedaan. Berikut ini adalah perbedaan karakteristik flora di Indonesia bagian Barat dan Indonesia bagian Timur :

# Flora di Indonesia bagian Barat :
Berdasarkan pendekatan biogeografi, kekayaan hayati Indonesia dibagi atas dua kelompok, yaitu Indo Malayan dan Indo Australian. Daerah peralihannya ditandai dengan garis Wallace dan garis Lydekker. Kelompok Indo Malayan meliputi tanaman yang ada di Indonesia Barat, yaitu Sumatera, jawa, Kalimantan, dan Bali. Sedangkan kelompok Indo Australia meliputi tanaman yang ada di kawasan Indonesia Timur, yaitu Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Karakteristik flora di Indonesia Bagian Timur dan Flora di Indonesia Bagian Barat juga memiliki perbedaan. Berikut ini adalah perbedaan karakteristik flora di Indonesia bagian Barat dan Indonesia bagian Timur :

# Flora di Indonesia bagian Barat :
Karakteristik flora di Indonesia Bagian Timur dan Flora di Indonesia Bagian Barat juga memiliki perbedaan. Berikut ini adalah perbedaan karakteristik flora di Indonesia bagian Barat dan Indonesia bagian Timur :
# Flora di Indonesia bagian Barat :
# Flora di Indonesia bagian Barat :

  • banyak terdapat jenis meranti-merantian
  • terdapat berbagai jenis rotan
  • tidak memiliki gutan kayu putih
  • memiliki jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata) yangsedikit
  • memiliki jenis tumbuhan sagu yang sedikit
  • memiliki berbagai jenis nangka
  • memiliki jenis meranti-merantian yang sedikit
  • tidak memiliki rotan
  • terdapat hutan kayu putih
  • memiliki berbagai jenis tumbuhan matoa (khususnya di Papua)
  • memiliki banyak tumbuhan sagu
  • tidak terdapat jenis nangka.

Berdasarkan tinjauan zoologi, Indonesia mempunyai perbedaan jenis fauna antara bagian barat, tengah, dan timur. Wallace membagi fauna di Indonesia menjadi 3 type, yaitu :

1. Fauna tipe Asiatis (Asiatic)
fauna tipe asiatis ini meliputi fauna yang berada wilayah Sumatera, kalimantan, Jawa, dan Bali. Di wilayah ini terdapat banyak jenis fauna yang menyusui dan berukuran besar. terdapat banyak jenis kera dan ikan air tawar serta tidak banyak memiliki jenis burung berwarna.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain : orang utan, monyet proboscis, badak, harimau, rusa, burung heron, dan burung merak

2. Fauna tipe Peralihan (Austral Asiatic)
meliputi fauna yang berada di wilayah Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian Tengah. Di wilayah ini banyak terdapat hewan endemis.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain babi, rusa, kuda, kuskus, anoa, dan komodo

3. Fauna tipe Australis (Australic)
meliputi fauna yang terdapat di kepulauan Aru dan wilayah Papua. Di wilayah ini banyak ditemukan binatang menyusui yang berukuran kecil dan binatang berkantung.
jenis Fauna yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain kanguru, burung cendrawasih, kakatua, nuri, kasuari, dan walabi.
Berdasarkan tinjauan zoologi, Indonesia mempunyai perbedaan jenis fauna antara bagian barat, tengah, dan timur. Wallace membagi fauna di Indonesia menjadi 3 type, yaitu :
1. Fauna tipe Asiatis (Asiatic)
fauna tipe asiatis ini meliputi fauna yang berada wilayah Sumatera, kalimantan, Jawa, dan Bali. Di wilayah ini terdapat banyak jenis fauna yang menyusui dan berukuran besar. terdapat banyak jenis kera dan ikan air tawar serta tidak banyak memiliki jenis burung berwarna.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain : orang utan, monyet proboscis, badak, harimau, rusa, burung heron, dan burung merak

2. Fauna tipe Peralihan (Austral Asiatic)
meliputi fauna yang berada di wilayah Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian Tengah. Di wilayah ini banyak terdapat hewan endemis.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain babi, rusa, kuda, kuskus, anoa, dan komodo

3. Fauna tipe Australis (Australic)
meliputi fauna yang terdapat di kepulauan Aru dan wilayah Papua. Di wilayah ini banyak ditemukan binatang menyusui yang berukuran kecil dan binatang berkantung.
jenis Fauna yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain kanguru, burung cendrawasih, kakatua, nuri, kasuari, dan walabi.
1. Fauna tipe Asiatis (Asiatic)
fauna tipe asiatis ini meliputi fauna yang berada wilayah Sumatera, kalimantan, Jawa, dan Bali. Di wilayah ini terdapat banyak jenis fauna yang menyusui dan berukuran besar. terdapat banyak jenis kera dan ikan air tawar serta tidak banyak memiliki jenis burung berwarna.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain : orang utan, monyet proboscis, badak, harimau, rusa, burung heron, dan burung merak
2. Fauna tipe Peralihan (Austral Asiatic)
meliputi fauna yang berada di wilayah Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian Tengah. Di wilayah ini banyak terdapat hewan endemis.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain babi, rusa, kuda, kuskus, anoa, dan komodo

3. Fauna tipe Australis (Australic)
meliputi fauna yang terdapat di kepulauan Aru dan wilayah Papua. Di wilayah ini banyak ditemukan binatang menyusui yang berukuran kecil dan binatang berkantung.
jenis Fauna yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain kanguru, burung cendrawasih, kakatua, nuri, kasuari, dan walabi.
2. Fau
na tipe Peralihan (Austral Asiatic)
meliputi fauna yang berada di wilayah Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian Tengah. Di wilayah ini banyak terdapat hewan endemis.
jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain babi, rusa, kuda, kuskus, anoa, dan komodo
3. Fauna tipe Australis (Australic)
meliputi fauna yang terdapat di kepulauan Aru dan wilayah Papua. Di wilayah ini banyak ditemukan binatang menyusui yang berukuran kecil dan binatang berkantung.
jenis Fauna yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain kanguru, burung cendrawasih, kakatua, nuri, kasuari, dan walabi.
3. Fauna tipe Australis (Australic)
meliputi fauna yang terdapat di kepulauan Aru dan wilayah Papua. Di wilayah ini banyak ditemukan binatang menyusui yang berukuran kecil dan binatang berkantung.
jenis Fauna yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain kanguru, burung cendrawasih, kakatua, nuri, kasuari, dan walabi.
Video Flora & Fauna di Indonesia

Divideo ini akan menampilkan berbagai flora dan fauna yang ada di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia
(indahf/Carapedia)

Pencarian Terbaru (100)
PENYEBARAN FLORA DI INDONESIA
 
 
# Flora di Indonesia bagian Timur :
 
 
PENYEBARAN FAUNA DI INDONESIA
 
Flora dan fauna di indonesia. Flora dan fauna. Fauna asiatis. Persebaran flora dan fauna di indonesia. Persebaran fauna di indonesia. Flora asiatis. Penyebaran flora dan fauna di indonesia.
Fauna di indonesia. Flora dan fauna indonesia. Flora dan fauna asiatis. Flora di indonesia. Flora dan fauna tipe asiatis. Flora indonesia bagian barat. Persebaran flora di indonesia.
Ciri ciri fauna asiatis. Penyebaran flora dan fauna. Penyebaran fauna di indonesia. Penyebaran flora dan fauna indonesia. Flora tipe asiatis di indonesia. Flora di indonesia bagian barat. Artikel flora dan fauna.
Fauna asiatis indonesia. Flora indonesia bagian timur. Pembagian flora dan fauna di indonesia. Jenis flora dan fauna di indonesia. Fauna indonesia. Flora fauna. Flora indonesia.
Penyebaran flora di indonesia. Fauna asiatis di indonesia. Hewan tipe asiatis di indonesia. Flora fauna indonesia. Flora. Pengertian flora dan fauna. Pembagian fauna di indonesia.
Flora dan fauna di indonesia bagian barat. Persebaran flora dan fauna. Flora asiatis di indonesia. Gambar flora dan fauna di indonesia. Tipe asiatis. Persebaran fauna dan flora di indonesia. Persebaran flora fauna di indonesia.
Contoh flora asiatis. Persebaran flora dan fauna di indonesia wikipedia. Flora fauna asiatis. Flora fauna di indonesia. Fauna dan flora di indonesia. Flora dan fauna yang ada di indonesia. Pengertian flora.
Contoh fauna asiatis. Gambar flora dan fauna. Tipe fauna di indonesia. Hewan asiatis di indonesia. Contoh fauna tipe asiatis. Flora dan fauna tipe australis. Jenis fauna di indonesia.
Fauna. Jenis jenis flora dan fauna di indonesia. Persebaran fauna di indonesia bagian barat. Flora bagian barat indonesia. Flora di indonesia bagian timur. Persebaran hewan di indonesia. Artikel flora dan fauna di indonesia.
Fauna oriental. Pengertian flora dan fauna di indonesia. Penyebaran flora fauna di indonesia. Fauna tipe australia. Persebaran fauna di dunia. Ciri ciri flora dan fauna asiatis. Persebaran fauna.
Jenis jenis fauna di indonesia. Flora indonesia barat. Jenis flora asiatis. Persebaran flora dan fauna di dunia. Pembagian wilayah flora dan fauna di indonesia. Jenis flora dan fauna. Flora indonesia timur.
Flora bagian timur. Anoa dan komodo adalah jenis fauna indonesia bagian. Makalah flora dan fauna. Persebaran flora dan fauna di muka bumi. Flora dan fauna di dunia. Ciri ciri flora dan fauna. Persebaran flora fauna di dunia.
Pembagian flora di indonesia. Persebaran fauna indonesia. Fauna yang ada di indonesia. Flora dan fauna indonesia bagian barat. Ciri ciri flora dan fauna di indonesia. Flora dan fauna indonesia bagian timur. Makalah persebaran flora dan fauna di indonesia.
Hewan asiatis indonesia. Pengertian fauna asiatis. Jenis flora di indonesia bagian barat. Jenis flora di indonesia. Gambar flora. Flora dan fauna asiatis dan australis. Ciri ciri fauna indonesia bagian barat.
Perbedaan flora indonesia barat dan timur. Jenis jenis flora di indonesia.

Kamis, 03 Januari 2013

I remembered black skies, the lightning all around me I remembered each flash as time began to blur Like a startling sign that fate had finally found me And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean Let the floods cross the distance in your eyes Give me reason to fill this hole, connect the space between Let it be enough to reach the truth that lies across this new divide
There was nothing in sight but memories left abandoned There was nowhere to hide, the ashes fell like snow And the ground caved in between where we were standing And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean Let the floods cross the distance in your eyes across this new divide
In every loss, in every lie, in every truth that you'd deny And each regret and each goodbye was a mistake too great to hide And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean Let the floods cross the distance in your eyes Give me reason to fill this hole, connect the space between Let it be enough to reach the truth that lies across this new divide Across this new divide, across this new divide

Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woke up on the right side of the bed What's up with this Prince song inside my head? Hands up if you're down to get down tonight Cuz it's always a good time. Slept in all my clothes like I didn't care Hopped into a cab, take me anywhere I'm in if you're down to get down tonight Cuz it's always a good time Good morning and good night I'll end up at twilight It's gonna be alright We don't even have to try It's always a good time Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woah-oh-oh-oh We don't even have to try, it's always a good time. Freaked out dropped my phone in the pool again Checked out of my room hit the ATM Let's hang out if you're down to get down tonight Cuz it's always a good time Good morning and good night I'll wake up at twilight It's gonna be alright we don't even have to try It's always a good time. Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woah-oh-oh-oh We don't even have to try, it's always a good time. Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woah-oh-oh-oh We don't even have to try, it's always a good time. Doesn't matter when It's always a good time then Doesn't matter where It's always a good time there Doesn't matter when, It's always a good time then It's always a good time Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woah-oh-oh-oh We don't even have to try, it's always a good time Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh It's always a good time Woah-oh-oh-oh We don't even have to try, it's always a good time.